KRITERIA SEKOLAH UNGGUL | Guru Fokus dalam Kegiatan Belajar Mengajar bukan Terbebani Administrasi Sekolah


KRITERIA SEKOLAH UNGGUL
Kriteria Sekolah Unggul | Guru Fokus dalam Kegiatan Belajar Mengajar bukan Terbebani Administrasi Sekolah

Smart people, setiap orang sebelum memasuki jenjang yang lebih tinggi (Perguruan Tinggi dan tempat kerja) pasti akan melewati masa-masa sekolah mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA dan berubah status “siswa” menjadi “mahasiswa” atau “karyawan/wiraswasta”. Sekolah merupakan tempat awal memperoleh hak pendidikan bagi individu yang sudah memasuki umur yang telah ditentukan untuk wajib belajar dalam menimba ilmu pengetahuan.

Sekarang ini, banyak orang tua yang bingung memilih sekolah yang bagus untuk masa depan anak-anaknya karena sekolah adalah titik awal anak-anak belajar mengetahui apapun dari segi alam dan sosial. Hal utama yang dipercayai oleh orang tua, selain penentuan sekolah yang bagus yaitu kualitas guru yang mengajar. Orang tua mempercayakan pendidikan anaknya kepada guru-guru di sekolah. Hal ini dikarenakan kualitas guru merupakan salah satu hal yang mendukung proses pembelajaran siswa.

Sekolah yang bagus dan memenuhi semua kriteria harapan orang tua dan peraturan dasar pendidikan disebut dengan sekolah unggul. Kriteria Sekolah unggul dapat diartikan sebagai sekolah yang baik atau sekolah yang efektif dan dapat juga diartikan sebagai sekolah yang excellent.

Kriteria sekolah unggul antara lain kepemimpinan profesional, konsentrasi pada belajar dan mengajar, dorongan positif, memonitor kemajuan siswa dan konsep pembelajaran, memenuhi hak dan kewajiban murid, pengajaran yang mempunyai tujuan, dan kemitraan sekolah rumah atau adanya komunikasi orang tua dan pihak sekolah dalam mengikuti perkembangan siswa (Macbeath & Mortimore, 2005). Selain itu, terdapat definisi lain yang mengartikan bahwa sekola unggul yaitu sekolah yang memiliki strategi untuk mencapai kualitas, baik di tingkat pimpinan, tenaga akademik, maupun tenaga administratif.

Dalam kriteria sekolah unggul, peran guru diwajibkan lebih fokus pada kegiatan belajar dan mengajar demi meningkatkan kualitas pendidikan siswa. Namun permasalahan saat ini, guru lebih dibebankan ke hal administrasi seperti menulis nilai rapor manual, merekap nilai per siswa, melaporkan data ke dapodik, dan lain-lain. Hal tersebut membuat guru menjadi lebih terbebani dengan hal lain selain memberikan pengajaran ke siswa.

Kebanyakan guru berpendapat bahwa urusan administrasi membuat guru sangat terbebani dan mereka tidak dapat fokus pada strategi pembelajaran yang baik untuk siswa. Seringkali guru mengeluh terhadap sistem yang ada saat ini seperti merekap keseluruhan data siswa ke dapodik dan harus lagi merekap ke sistem yang lain. Beberapa tugas administrasi tersebut dirasa membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Oleh karena itu, hal tersebut tidak boleh dibebankan kepada guru, biarlah guru melaksanakan tanggungjawab mereka untuk memberikan pendidikan dan menyalurkan pengetahuan mereka kepada siswa.

Tentang “Indonesia Smartcloud”:

Indonesia Smartcloud adalah produk layanan PT Solusi Awan Cerdas Indonesia (PT SACI), berupa solusi IT dalam bentuk Management Information System (MIS) berbasis CLOUD untuk dunia pendidikan. PT SACI adalah perusahaan swasta murni yang bergerak dibidang SaaS (Software as a Services). Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi website: www.smartcloud.id.

Tidak semua fitur layanan dari Indonesia smartcloud kami sebutkan didalam press release ini. Para pengguna layanan Indonesia Smartcloud yang sudah berlangganan baik ISCA maupun ISCS dan ingin memperoleh informasi terakhir tentang produk dan layanan kami, silahkan kontak dan hubungi kami di No.:

+628576351120 (Nena)

+6287851097761 (Customer Service)

+6287851097759 (Kantor)

email: mail@smartcloud.id 

PT Solusi Awan Cerdas Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta, dan kantor cabang sekaligus sebagai pusat R&D berada di Surabaya.

 

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *