Pentingnya Sistem Terintegrasi Dalam Proses Penerimaan Mahasiswa Baru


Halo Smart People, beberapa waktu lalu dunia perguruan tinggi sedang hangat menyambut mahasiswa baru dari berbagai penjuru Indonesia. Berbagai macam penyambutan disiapkan untuk menyambut siswa-siswa harapan bangsa yang siap menjejaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu sebagai mahasiswa di kampus masing-masing.

Penyambutan mahasiswa baru dimulai dengan menyelenggarakan penerimaan mahasiswa baru secara administratif, baik berupa pendaftaran secara online skala nasional maupun offline di kampus masing-masing maupun pelengkapan berkas setelah diterima menjadi mahasiswa nantinya. Nah Smart People, menurut Buku Statistik Pendidikan Tinggi tahun 2017 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, jumlah mahasiswa baru seluruh indonesia di tahun 2017 berjumlah 1.437.425 orang dengan 3 provinsi penerima mahasiswa baru terbanyak berurutan adalah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur dengan kuota ratusan hingga ribuan mahasiswa baru di setiap Perguruan Tingginya. Dengan kuota sebanyak itu, dapat dipastikan akan membuat lalu lintas informasi akan panjang dan bisa jadi memakan waktu lama jika masih dikerjakan secara konvensional dan tidak terintegrasi. Bisa dibayangkan, jika hanya untuk daftar ulang saja mahasiswa harus mengisi beberapa formulir secara offline pasti akan memakan waktu dan tenaga yang sangat banyak, belum lagi secara administratif harus ada beberapa tahap lagi yang harus dipenuhi sebelum akhirnya dapat berkuliah sebagaimana mestinya.

Coba kita bandingkan jika pengisian formulir dapat diisi secara online, beberapa tahapan akan dengan mudah dilaksanakan dengan tenaga dan efisisiensi maksimal. Kebutuhan data yang sama akan dapat dipenuhi hanya dengan satu kali pengisian data jika sistem diintegrasikan dengan baik. mahasiswa baru tidak perlu lagi menuliskan hal yang sama berkali-kali pada lembar fomulir konvensional yang dibebankan. berlembar-lembar formulir konvesional yang normalnya baru dapat diselesaikan dalam waktu yang cukup lama dapat digantikan dengan formulir digital yang ringkas dan dapat diisi dimanapun selama terhubung  dengan internet serta dengan waktu yang lebih singkat. Sistem IT yang terintegrasi dengan baik juga akan membantu kita untuk mengelola data-data awal yang didapat saat pendaftaran mahasiswa baru sehingga dapat digunakan untuk keperluan administratif selanjutnya tanpa perlu membebankan mahasiswa untuk mengisi suatu formulir kembali. karena semua data tersimpan dalam satu server dan dapat diakses tanpa harus menunggu satu sama lain di pihak penyelenggara pendidikan, dalam hal ini adalah kampus sendiri.

Oleh karena itu Smart People, sistem IT yang terintegrasi sangat dibutuhkan guna menunjang penerimaan mahasiswa baru yang lebih effisien dan tepat guna mengingat kuota yang bisa jadi akan terus bertambah di setiap tahunnya. Selayaknya sebagai manusia modern yang akrab dengan smartphone, kita juga harus menjadi smart dalam berbagai sisi kehidupan dengan memanfaatkan bantuan teknologi saat ini.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *